Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

MUI: Tahun Baru Momentum Perbaiki Diri

MUI: Tahun Baru Momentum Perbaiki Diri
Cibinong (ANTARA)- Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bogor, Jawa Barat KH Makmur Zawawi,mengatakan, tahun baru perlu dijadikan sebagai momentum melakukan perbaikan dalam peningkatan kualitas ibadah serta hubungan sesama umat.
"Pergantian tahun harus dimaknai secara positif dengan cara melakukan perbaikan," kata KH Makmur Zawawi, di Cibinong, Jumat.
Makmur Zawawi yang juga pengasuh Pesantren Hidayatul Wildan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mengemukakan, pergantian tahun perlu dijadikan sebagai momentum untuk melakukan evaluasi kritis terhadap perjalanan hidup selama setahun terakhir.
"Perjalanan hidup selama setahun terakhir dan sebelumnya perlu dievaluasi secara kritis, untuk melakukan perbaikan," ungkap Makmur.
Dengan adanya evaluasi, lanjut dia, maka akan diketahui apa-apa yang telah dilakukan sebelumnya. "Islam mengajarkan kita selalu melakukan evaluasi terhadap apa yang sudah kita kerjakan," papar Makmur.
Dia menambahkan, "Bila yang kita kerjakan positif, maka perlu ditingkatkan. Sebaliknya bila apa yang dilakukan negatif, maka harus segera dilakukan perbaikan."
Menurut dia, dalam Islam evaluasi diri merupakan ajaran yang sangat dianjurkan. Ia merujuk sebuah hadits Nabi yang berbunyi, "Evaluasi diri kalian sebelum kalian dievaluasi oleh Allah SWT.
Merujuk pada hadits tersebut, sambung Makmur, evaluasi diri sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan kehidupan.
Dia meyakini bila semua pihak menjadikan pergantian tahun sebagai momentum melakukan evaluasi diri dan perbaikan bersama, maka ke depan akan terjadi transformasi dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.
Dengan begitu, lanjutnya, kita dapat memperjuangkan bersama-sama cita-cita mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bangsa.
Oleh karena itu, MUI Kabupaten Bogor mengajak pergantian tahun dilakukan secara sederhana dan dengan sikap positif, bukan dengan melakukan hura-hura.
"Kita isi pergantian tahun dengan kegiatan yang produktif dan bermanfaat," demikian Makmur Zawawi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Riedl: Penalti Firman Utina Bukan Sumber Kegagalan Timnas

Riedl: Penalti Firman Utina Bukan Sumber Kegagalan Timnas
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Banyak pihak menilai situasinya akan berbeda jika saja kapten Firman Utina bisa mengeksekusi penalti menit 18 dengan sempurna.Skuat Merah Putih mungkin saja bisa menang 4-0 untuk meraih gelar juara Piala AFF 2010.
Ariel Peterpan merupakan salah satu yang menyayangkan gagalnya penalti sang kapten. "Semuanya bisa saja berubah jika penalti Firman berhasil. Saya melihat pemain langsung drop ketika penalti gagal diarahkan ke gawang Malaysia," ujar Ariel.
Lalu, apa pendapat Riedl tentang penalti Firman yang gagal tersebut. Pelatih asal Austria itu menyebut kegagalan penalti Firman bukan sumber kegagalan timnas Indonesia dalam menjuarai Piala AFF 2010.
''Meskipun kami berhasil mencetak gol penalti, segala hal masih bisa terjadi sehingga kita tidak bisa tahu seberapa besar perbedaannya jika Firman bisa mengeksekusi penalti,'' kata Riedl.
Firman gagal mengeksekusi penalti untuk membawa Indonesia memimpin ketika pertandingan memasuki menit 18. Tendangan penaltinya mampu ditangkap oleh penjaga gawang Malaysia, Khairul Fahmi Bin Che Mat, yang tampil gemilang melakukan aksi penyelamatan. Tembakan penalti Firman menyisir lemah di kiri bawah gawang Che Mat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Irfan Bachdim Terjebak di Tengah Pertarungan Kepentingan

Irfan Bachdim Terjebak di Tengah Pertarungan Kepentingan
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Timnas Merah Putih sepertinya terus direcoki oleh hal-hal non-teknis. Kini striker timnas, Irfan Bachdim, yang harus terseret dan terjebak dalam pertarungan kepentingan. Semuanya berawal ketika Persema Malang -- klub tempat Irfan mulai merintis karier profesionalnya di Indonesia – memutuskan untuk keluar dari kompetisi Liga Super Indonesia (LSI). Klub berjuluk Laskar Ken Arok itu ingin menjadi klub profesional dan mandiri yang tidak bergantung pada dana APBD seperti kebanyakan klub-klub LSI. Penggunaan dana APBD dinilai membuat klub jadi tidak profesional karena banyak campur tangan, intrik dan kepentingan.
Klub saudara tua Arema Malang itu hengkang dari LSI juga karena sering dirugikan selama berpartisipasi di kompetisi miliki PSSI tersebut. Alhasil, Persema memilih pindah ke Liga Primer Indonesia (LPI) yang menjadi kompetisi tandingan LSI.
PSSI menilai LPI sebagai kompetisi ilegal karena keberadaannya tidak berada di bawah PSSI. Dan sebagai konsekuensi atas keilegalan tersebut, PSSI mengancam akan memberikan sanksi degradasi kepada klub yang bersikeras ikut LPI.
Sialnya, tidak hanya klub saja yang bakal terkena sanksi PSSI.  Ancaman hukuman juga akan menerpa semua yang terlibat dalam klub peserta LPI tersebut.
‘’Sanksi juga akan diberikan kepada semua yang ikut terlibat mulai dari tim manajemen, jajaran pelatih maupun pemain yang saat ini memperkuat klub tersebut,’’ kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, seperti dikutip Antara.
Irfan Bachdim pun akhirnya ikut terseret dan terjebak dalam pertarungan dua kepentingan tersebut . Dia terancam dicoret dari timnas apabila memilih tetap bergabung dengan Persema Malang dan bermain di kompetisi tandingan PSSI.
Irfan Bachdim memang harus memilih. Apakah dia akan memilih LPI demi menghormati kontraknya bersama Persema Malang. Ataukah dia harus tunduk pada ancaman PSSI demi menyelamatkan mimpinya bermain bersama timnas.
Apapun pilihan Irfan, yang pasti adalah ucapan pelatih Alfred Riedl kembali terbukti kebenarannya. Bahwa banyak kepentingan non-teknis yang merecoki.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kiper Malaysia Buka Rahasia Gagalkan Penalti Firman

Kiper Malaysia Buka Rahasia Gagalkan Penalti Firman
Jakarta (ANTARA) - Penjaga gawang Timnas Malaysia Khairul Fahmi Che Mat membuka tabir rahasia keberhasilannya menggagalkan eksekusi penalti Firman Utina pada leg kedua final Piala AFF 2010 pada Rabu lalu.
"Saya memang sudah menyangka Firman Utina akan melakukan tendangan ke arah kiri. Ini karena pelatih Rajagopal sejak semula sudah memberitahu saya bahwa Firman senang melakukan tendangan ke arah itu," ujar Fahmi Che Mat.
Hal itu diungkapkan Fahmi Che Mat di Bandara Soekarno Hatta pada Kamis petang ketika hendak kembali ke Kuala Lumpur, Malaysia.
Aksi penyelamatan tersebut menjadi aksi gemilang bagi Fahmi yang menyelamatkan penalti Firman pada menit ke-19 dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Khairul yang akrab disapa Apek, mengaku cukup tenang ketika pemain lawan melakukan eksekusi penalti, karena berpegang kepada nasihat Rajagopal.
"Pelatih telah mengkaji sepakan penalti yang dilakukan oleh Firman dan pemain Indonesia yang lain, dan itu jelas membantu saya."
"Saya bersyukur karena dugaan saya tepat, sekaligus mementahkan hasrat Indonesia untuk meraih gol awal karena saya sadar jika mereka unggul, situasi mungkin akan berubah dan memberikan mereka lebih bersemangat untuk bangkit," jelasnya seperti juga dikutip `utusan online`.
Mengenai pancaran sinar laser, Khairul mengaku tidak terganggu dengan gangguan psikologis oleh pendukung tim Indonesia itu.
"Memang agak sedikit mengganggu penglihatan, tetapi mental dan fokus saya tetap kepada pertandingan, walau apa pun yang mereka coba lakukan," katanya.
Ia sama sekali tidak berpikir akan membuat tindakan untuk meminta pertandingan dihentikan seperti yang pernah dilakukan oleh penjaga gawang Indonesia, Markus Horison," demikian Fahmi Che Mat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TiM GarUda ....TunJukkAn AksImu Di GBK....

Dukungan Fans Timnas Jadi Modal Kuat

ramelatihan.jpg Timnas Indonesia memang menderita kekalahan dengan skor telak 0-3 pada laga pertama final AFF Suzuki Cup 2010. Namun, antusiasme pecinta sepakbola Indonesia tidak lantas mengendur. Mereka tetap setia untuk mendukung perjuangan timnas merebut gelar AFF Suzuki Cup 2010 walau sang pelatih Alfred Riedl sendiri menyebut peluangnya tinggal 10 persen lagi.

Antusiasme luar biasa para pecinta timnas ini terlihat dalam latihan yang digelar Senin (27/12) sore tadi. Sebelum latihan yang mulai digelar pukul 16:00 WIB ini, ratusan warga sudah memadati sisi luar lapangan timnas, Senayan Jakarta. Meski hanya bisa menonton dari luar pagar, mereka tidak pernah beranjak sedikitpun hingga latihan selesai pada pukul 17:30 WIB.

Teriakan kepada pemain yang bergerak mendekati pinggir lapangan ramai terdengar. Bahkan sekelompok anak – anak menyanyikan lagu “Garuda Di Dadaku” di atas atap gudang lapangan timnas sepanjang latihan.

Kondisi ini benar – benar membuat pelatih Alfred Riedl takjub. Ini merupakan pengalaman pertama baginya menghadapi dukungan luar biasa seperti fans Indonesia.

"Saya pernah lama melatih di Vietnam, tapi tidak seperti ini. Suporter di Vietnam juga sangat banyak, tapi belum pernah melihat yang seperti ini. Ketika kami di airport, ada ratusan orang mendukung. Ketika kami latihan juga ratusan mendukung," kata Alfred Riedl.

Dukungan ini diyakini Alfred bakal membuat pemainnya lebih termotivasi menghadapi leg-2 final AFF Suzuki Cup 2010. Apalagi, Riedl sendiri mengaku kondisi mental pemainnya tidak down seperti yang dikhawatirkan banyak orang.

“ Mental para pemain cukup baik. Mereka mampu bangkit dengan cepat. Fokus kami menghadapi pertandingan lawan Malaysia adalah bagaimana bisa mencetak gol, cepat atau lambat. Jangan dulu berpikir skor pertandingan, cukup fokus untuk mencetak gol,” papar Riedl.

Jika Firman Utina dkk mampu mencetak gol, Riedl yakin akan menaikkan moral bertanding untuk kembali menambah gol. Selain itu, pria asal Austria ini juga berharap anak asuhnya mengurangi beberapa kesalahan individu seperti di Kuala Lumpur. (asp)
Alfred Riedl Asah Finishing Touch Timnas

ekatimnasreserve.jpg Timnas Indonesia kembali berlatih di lapangan Timnas, Senayan Jakarta, pada Senin (27/12) sore tadi. Ini merupakan latihan perdana bagi Arif Suyono dkk pasca kekalahan 0-3 dari tuan rumah Malaysia pada laga pertama final AF Suzuki Cup 2010.

Seperti kebiasaan pelatih Alfred Riedl usai timnas melakoni pertandingan, ia membagi 22 pemain menjadi dua bagian. Pertama, adalah pemain yang menjadi starter pada pertandingan lawan Malaysia, tim kedua adalah pemain yang duduk di bangku cadangan maupun pemain pengganti.

Firman Utina cs yang menjadi starter, hanya berlatih ringan selama lima belas menit. Tidak ada aktifitas menendang bola. Mereka hanya melakukan permainan dengan melempar bola kepada sesame kawannya. Setelah itu, mereka langsung duduk di pinggir lapangan menyaksikan rekan – rekan yang lainnya berlatih.

Sebaliknya dengan pemain yang menghuni bangku cadangan, justru mendapat menu latihan yang cukup kompleks. Awalnya, Irfan Bachdim cs diberi latihan organisasi permainan dalam menyerang. Mereka diminta memanfaatkan lebar lapangan dalam membongkar pertahanan lawan. Setelah itu, Riedl juga meminta para pemain tersebut untuk melakukan aksi wall-pass dengan diakhiri tendangan ke arah gawang untuk meningkatkan kualitas penyelesaian akhir.

Di luar dua kelompok tersebut, tiga pemain justru berlatih terpisah karena cedera. Mereka adalah Markus Harison, Okto Maniani dan Yongki Aribowo. Ketiganya hanya melakukan jogging didampingi fisioterapis Matias Ibo dan Yanizard.

“ Yongki tidak bisa bermain pada laga final kedua. Sedangkan Markus masih kita lihat kondisinya. Jika ia tidak bisa main, maka Fery Rotinsulu akan mengemban tugas sebagai kiper utama,” kata Alfred Riedl usai latihan.

Dalam sesi latihan ini, Ketua Umum PSSI H.A.M. Nurdin Halid menyempatkan diri untuk menyaksikan timnas latihan hingga selesai. Timnas akan kembali berlatih pada hari Selasa (28/12) di lapangan timnas mulai pukul 08:00 WIB. Sedianya latihan ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Namun, karena rumput lapangan masih dalam perawatan, lokasi latihan pun dipindahkan ke Lapangan timnas, Senayan. (asp)
SBY Minta Suporter Indonesia Tetap Sportif

laserultras.jpg Pertandingan leg-1 final AFF Suzuki Cup 2010 diwarnai dengan banyaknya sinar laser yang diarahkan kepada pemain Indonesia. Dalam siaran televisi, jelas terlihat beberapa kali wajah Markus Harison dan Firman Utina terus diganggu oleh sinar laser dari arah penonton.

Pada menit ke-55, pertandingan pun sempat dihentikan akibat gangguan sinar laser sudah terlalu berlebihan. Tak lama kemudian, pertandingan kembali dilanjutkan dan Firman Utina dkk malah tampil di bawah form. Tiga gol pun bersarang ke gawang Markus Harison pasca dihentikannya pertandingan tadi.

Meski mengaku ada gangguan dari sinar laser, pelatih Alfred Riedl tidak terlalu menjadikannya sebagai alas an kekalahan. Ia justru menyoroti kelengahan dan kesalahan individu beberapa pemainnya. Inilah uang ingin dicari penyebabnya oleh Riedl agar tidak terulang pada laga kedua.

Dari kubu lawan, pelatih Malaysia Rajagobal tak mau sepenuhnya menyalahkan pendukung Malaysia atas beberapa serangan sinar laser dalam laga final pertama tersebut.

"Untuk laser, kita tidak tahu. Bisa saja itu datang dari pendukung Malaysia dan bisa juga dari penyokong Indonesia," ungkap Rajagopal, usai pertandingan.

Meski begitu, dari keterangan beberapa supporter Indonesia, paling tidak ada lima titik sinar laser yang terus memburu pergerakan Markus Harison dan pemain Indonesia yang mengambil bola mati. Fotografer pssi-football.com pun sempat menangkap gambar supporter Malaysia yang menembakkan laser dari tribun penonton.

Sementara itu, presiden SBY dan Menegpora Andi Mallarangeng pun saling berkomunikasi terkait masalah laser ini. SBY bahkan meminta Andi Mallarengeng untuk melakukan protes atas tindakan tersebut.

Namun, dengan bijak SBY meminta kepada pecinta sepakbola Indonesia untuk tidak membalas tindakan serupa saat Indonesia menjadi tuan rumah pada laga kedua final di SUGBK, Rabu (29/12). SBY menghimbau dukungan maksimal semua pihak agar timnas mampu meraih kemenangan besar di laga kedua.

"Saya ingin suporter Indonesia jangan ikut-ikutan menyorot pemain lawan dengan laser. Mari kita jadi bangsa sportif," kata SBY.

Masih Ada Peluang Di Jakarta

indoleg2jkt.jpg Kekalahan 0-3 dari Malaysia di leg-1 Final AFF Suzuki Cup 2010 membuat peluang Indonesia menjadi berat untuk merengkuh gelar juara. Namun, pelatih Alfred Riedl masih memiliki keyakinan mampu memukul balik timnas Malaysia saat tampil dalam leg-2 final di Stadion Utama Geora Bung Karno, Rabu (29/12).

“ Kami akan berusaha tampil lebih agresif di laga kedua. Peluang mungkin hanya 5-10 persen, namun untuk bisa menang 3-0 di waktu 90 menit masih terbuka,” ungkap Alfred Riedl.

Indonesia memang butuh kemenangan dengan selisih empat gol untuk bisa merebut gelar juara. Minimal skor adalah 3-0, untuk sekedar menyamakan agregat gol. Kalaupun menang dengan skor 4-1 atau 5-2, otomatis Malaysia yang keluar sebagai juara.

Pada laga final kedua di Jakarta, Riedl ingin menekankan pada konsentrasi pemain yang seperti hilang saat laga perdana di Stadion Bukit Jalil. Beberapa saat usai pertandingan, Riedl bahkan masih kebingungan dengan penampilan anak asuhnya, terutama di lini belakang yang sangat rapuh setepah tercipta gol pertama Malaysia.

"Ini bukan soal laser, tetapi kesalahan individual dari satu pemain. Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan pemain setelah gol pertama, tetapi itu titik baliknya. Saya akan mendiskusikan itu dengan pemain besok," tambahnya.

“ Gol pertama menjadi titik balik bagi kami. Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan pertahanan setelah itu. Terlalu banyak kesalahan individu pemain yang menyebabkan dua gol tambahan terjadi dengan mudah,” kata Riedl.

Alfred Riedl ingin mendiskusikan hal ini dengan para pemain saat tiba di Jakarta. Ia ingin para pemain menyadari kelemahannya dan segera bangkit menyongsong leg kedua. Riedl pun berharap dukungan semua pihak agar mendukung program kepelatihannya bersama timnas dengan tidak terlalu menganggu waktu dan istirahat pemain.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tentang CinT@

CINTA BAGAI KENTUT.KALAU DITAHAN BISA SAKIT PERUT.TAPI KALAU DILEPAS MALU MENJEMPUT


zwani.com myspace graphic comments



‭"iii RASA INI LHO SAYANG‭"


Entah rasa apa yang ada dalam hatiku.

‎‏Karna yang selalu ku rasakan ku ingin selalu bersamamu.

Apa ini cinta‭?

Aku tak taw harus bertanya pada siapa atas rasaku.‭

Ataukah jawabnya hanya ada padamu‭?




‎"‏RASA CINTA DARIKU UNTUKMULAH SAYANG‭"


CiNta adaLah rasa sayaN9‎ ‏YanG lebih

Untuk dapat memiliki‭ dan ‬menJaganya.

TApi kadang Rasa CinTa bisa di MAKAN api cemburu

Di MAKAN rasa beNci‭ & ‬di MAKAN nafsu

Tapi aPa pUn MAKANANnya minum nyA TEH BOTOL SOSRO...


*"TAHUKAH KAMU SAYANG APA SIH YANG DIMAKSUD DENGAN CINTA?"*

CINTA BAGAI KENTUT.KALAU DITAHAN BISA SAKIT PERUT.TAPI KALAU DILEPAS MALU MENJEMPUT



zwani.com myspace graphic comments


CINTA ADALAH....................

YANG MANA MEMBUAT LELAKI LEMAH MENJADI PEMBERANI

DAN SEORANG RAJA BERHENTI MELANGKAH MENUJU KE SINGGASANANYA

WAKTU YANG BAIK , WAKTU YANG BURUK

WAKTU YANG MUDAH, WAKTU YANG SULIT

IA DATANG SESAAT

DAN BERAKHIR 4 HARI SETELAH SEKIAN LAMANYA

ITULAH YANG DISEBUT DENGAN CINTA


CINTA ADALAH LAMBANG DARI KEABADIAN

IA MENGACAUKAN SEMUA PIKIRAN DARI WAKTU KEWAKTU

MENGHAPUSKAN SEMUA INGATAN DARI PERMULAANNYA

SEMUA KEKHAWATIRAN ITU AKAN BERAKHIR


SEBUAH LONCENG TIDAKLAH DIKATAKAN SEBUAH LONCENG

SAMPAI SESEORANG MEMBUNYIKANNYA

SEBUAH LAGU TIDAKLAH DIKATAKAN SEBUAH LAGU

SAMPAI SESEORANG MENYANYIKANNYA


CINTA TIDAKLAH DITEMPATKAN

DIDALAM HATI UNTUK DITINGGAL

TETAPI BAGI CINTA ITU TIDAKLAH DIKATAKAN CINTA

SAMPAI KAMU MEMBERIKANNYA SEBUAH JALAN

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

UN SMP dan SMA Dilaksanakan Mei 2011

Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com -  Pemerintah dan Badan Standar Pendidikan Nasional telah siap dengan formula baru penilaian kelulusan siswa dari satuan pendidikan. Untuk itu, pelaksanaan ujian nasional tahun ajaran 2010/2011 hanya dilaksanakan satu kali pada bulan Mei 2011.

Ujian nasional (UN) utama untuk SMA/SMK digelar pada minggu pertama Mei 2011, sedangkan untuk SMP pada minggu kedua Mei 2011. Adapun UN susulan bagi mereka yang belum mengikuti UN utama dilaksanakan satu minggu kemudian. Pada tahun ini UN ulangan ditidakan. Adapun ujian sekolah diadakan sebelum pelaksanaan UN.

Demikian perubahan yang terungkap dalam sosialisasi kebijakan UN Tahun Pelajaran 2010/2011 yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) di Jakarta, Kamis (17/12).

Kegiatan tersebut selain untuk mensosialisasikan juga meminta masukan soal perubahan UN dari dinas pendidikan kota/kabupaten dan perguruan tinggi.Pemerintah memang telah memegang formula baru. Namun, sebelum ditetapkan secara resmi, pemerintah dan BSNP meminta masukan dari daerah apakah perubahan dalam pelaksanaan UN 2011 bisa diterima dengan baik.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan dengan adanya formula baru yang mengevaluasi siswa secara komprhensif selama tiga tahun belajar, polemik UN yang muncul tiap tahun diharapkan bisa berhenti. "Kita nantinya mesti lebih fokus pada apa yang perlu dikerjakan atau diperbaiki dari hasil UN," ujar Nuh.

Ketua BSNP Djemari Mardapi mengatakan penilaian kelulusan antara UN dan hasil belajar di sekolah tidak lagi saling memveto, namun bisa saling membantu. Untuk itu, penilaian UN digabung dengan nilai dari sekolah.

Kelulusan siswa dari sekolah dengan melihat nilai gabungan rencananya dipatok minimal 5,5. Nilai gabungan merupakan perpaduan nilai UN dan nilai sekolah untuk setiap mata pelajaran UN.

Rumus yang ditawarkan pemerintah untuk nilai gabungan = (0,6 x nilai UN) + (0,4 x nilai sekolah). Nilai sekolah dihitung dari nilai rata-rata ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 untuk tiap mata pelajaran UN.

Nuh mengatakan bobot UN mesti lebih besar dari nilai sekolah untuk mengontrol hasil kelulusan. Pasalnya, dari data-data yang ada masih banyak sekolah yang me-mark up nilai siswa.

Dengan formula baru ini, rencananya akan dipatok nilai tiap mata pelajaran minimal 4,00. Integrasi nilai UN dan nilai sekolah ini diharapkan jadi pendorong untuk menganggap penting semua proses belajar sejak kelas 1 hingga kelas 3.

Adapun kriteria kelulusan ujian sekolah diserahkan kepada sekolah. Nilai sekolah merupakan nilai rata-rata dari ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 setiap mata pelajaran yang tidak diujikan dalam UN.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendiknas Mansyur Ramli mengatakan penilaian kelulusan siswa tidak lagi hasil potret evaluasi sesaat. Penilaian dilakukan selama proses belajar siswa di sekolah.*

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hanta UA PUA Mengenang sejarah masuk islam di bima

Suatu daerah pasti memiliki budaya dan ciri khas nya tersendiri yang bisa dijadikan sebgai simbol atau ciri khas dari suatu daerah. Begitu pula dengan daerah saya yaitu bima memiliki suatu upacara adat yang kami orang bima sebut HANTA UA PUA. Sejarah Hanta Ua Pua ini sendiri saya tidak begitu jelas tapi menurut beberapa sumber yang berhubungan, Acara Adat UA PUA adalah suatu acara rutin dalam rangka memperingati hari lahirnya NABI MUHAMMAD SAW. tepatnya pada tanggal 12 rabiul awal. Namun dalam acara adat UA PUA ini sendiri memiliki nilai sejarah tersendiri bagi masyarakat Bima yaitu dalam masa mengenang masa-masa masuknya islam di bima itu sendiri. Sebagaimana yang terdapat dalam buku Bo` Sangaji Kai, hasil suntingan Henri Chambert-Loir dan Siti Maryam R. Salahuddin (1999) bahwa

Islam masuk ke Bima pada hari Kamis tanggal 5 Juli 1640 M, atau bertepatan dengan tanggal 15 Rabiul Awal 1050 H. Islam pertama kali dibawa ke Bima oleh dua orang datuk keturunan bangsawan Melayu dari Kerajaan Pagaruyung yang sekarang masuk wilayah Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat. Dua datuk yang juga berprofesi sebagai saudagar tersebut bernama Datuk Dibanda dan Datuk Ditiro. Sebagian literatur menyebut keduanya dengan nama Datuk ri Bandang dan Datuk ri Tiro. Selain ke Bima, dua datuk ini juga dikenal sebagai tokoh utama penyebar agama Islam di Pulau Sulawesi.
Masih mengenai Hanta UA Pua tersebut menurut ibunda Hj siti.Mariyam, SH (Ketua Majelis Adat Dana Mbojo) Sisi lain dari upacara adat Hanta Ua Pua adalah momentum silaturahmi, khususnya rakyat Indonesia bagian timur yang sudah dilakukan sejak sekitar empat abad lalu.
Namun sejak tahun 1950-an saat peralihan pemerintahan dari Kesultanan menjadi Pemerintahan Swapraja, kegiatan ini terhenti dan tidak mampu sepenuhnya dihidupkan kembali. Tapi melihat kemauan dan masih tersisanya keluarga kerjaan di bima maka proses adat ini masih bisa terlaksana dari tahun 1980-an, 1990-an sampai saat ini masih ada kayaknya (soalnya saya ikut hanya 2003 lalu). Acara Ua Pua ini sendiri selain untuk memperingati hari kelahiran nabi muhammad saw, juga masih merupakan bentuk penghormatan Sultan Abdul Kahir Ma Ntau Bata Wadu (sultan Kerajaan Bima pertama) menganugerahkan sebidang tanah yang cukup luas kepada keduanya (Sebagai penghormatan atas jasa Datuk Dibanda dan Datuk Ditiro dalam pengusiran ). Kelak, tanah pemberian Sultan Bima ini dijadikan sebagai tempat tinggal kerabat dan keluarga mereka. Seiring dengan perkembangan masyarakat, penghuni kampung tersebut kian bertambah ramai. Dan, akhirnya perkampungan tersebut diberi nama Kampung Melayu yang hingga saat ini masih ada di bima dan sekarang masuk kota bima (kalau kampung ini dekat dengan kampung sarae “tempat tinggal saya”). Proses berlangsungnya acara Hanta UA Pua ini seperti yang pernah saya ikuti di tahu 2003 dulu, kita star dari kampung melayu tadi untuk mengangkat Sebuah rumah mahligai yang biasa disebut Uma Lige berukuran 4 X 4 meter2 terbuka dari empat sisinya beratap dua susun dan didepan Uma lige ini terdapat sebarisan pasukan berkuda yang terdiri dari dua pasukan ahli yaitu Jara Wera (wera saat ini merupaka nama suatu daerah yang ada di kabupaten bima) dan Jara Sara`u. Jara Wera adalah pasukan berkuda yang bertugas untuk mengawal Sultan Bima, sementara Jara Sara`u adalah pasukan berkuda yang digunakan untuk mengawal tamu kehormatan Kerajaan Bima. (penunggang-penunggang kuda ini adalah para pendekar yang mengantar datuk-datuk dari Makassar yang datang ke Bima melalui Teluk Bima untuk memperkenalkan agama Islam pertama kalinya). Di dalamnya, tampak jelas disaksikan puluhan ribu pasang mata di sepanjang jalan, empat perempuan menari Lenggo Mbojo dan empat laki-laki menari Lenggo Melayu, melenggak lenggok menebar senyum sembari mendampingi Penghulu Melayu, hingga ke tempat tujuannya di kawasan daerah kerajaan atau istana kerajaan sultan bima yang biasa di sebut ASI MBOJO, ini lah rangkaian kegiatan yang berlangsung ramai karena acara ini melewati beberapa kampung yang tentu saja di tonton oleh banyak orang. Selain dari itu juga ada nilai filosofi yang terkandung di dalam Uma Lige karena terdapat sebuah kitab suci Al-Qur`an dan Ua Pua/Sirih Puan, yaitu 99 tangkai bunga telur aneka warna dan hiasan yang dilengkapi dengan sirih dan pinang, dan 99 tangkai bunga telur itu melukiskan 99 nama-nama indah Allah SWT, atau Asmaul Husna. Uma Lige ini digotong oleh 44 orang pemuda dari berbagai kelurahan/kampung di Bima karena di mana masing-masing sudut Uma Lige akan digotong oleh 11 orang. 44 orang penggotong tersebut menggambarkan 44 jenis keahlian/profesi masyarakat Bima pada masa lalu ini lah nilai filosofinya.
Dalam rangkaian Hanta Ua pua Ini juga ada kesenian dan budaya bima yang sering di pertonton kan kepada masyarakat bima yang sengaja datang tadi untuk menyaksikan proses upacara tadi dan diantaranya budaya yang di pertontonkan adalah seperti; pertunjukan keahlian dari kedua pasukan berkuda tadi dalam menunjukan keahlian mereka dan kebolehan mereka dalam menunggang kuda, setelah itu antraksi dari pasukan kerajaan yang lengkap dengan baju-baju kebesaran prajurit kerajaan bima pada jaman dulu dan biasanya mereka memperlihatkan ketangkasan mereka dalam memainkan senjata, kemudian ada tarian Perang yang memperlihatkan bagaimana seni berperang,dan sejumlah kebudayaan dan seni lainnya. Dan semoga saja Upacara-Upacara Adat seperti ini tidak hilang di telan globalisasi dan ke modern yang merajalela dimana-mana. Mari kita pertahankan nilai-nilai budaya daerah kita dan jangan lupa kembangkan objek wisata yang ada dikota kita.
















  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS